Kalau pernah membuat kabel LAN sendiri, pasti tahu kalau di dalam kabel UTP ada 8 kabel kecil dengan warna yang berbeda-beda. Kelihatannya sederhana, tetapi urutannya tidak boleh asal. Salah memasang susunan kabel bisa membuat koneksi jaringan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Nah, buat kamu yang sedang belajar jaringan komputer atau ingin membuat kabel LAN sendiri, berikut panduan singkat tentang urutan warna kabel LAN, kabel straight, kabel cross, serta fungsi masing-masing warna.
Urutan Warna Kabel LAN
Kabel LAN yang umum digunakan untuk jaringan Ethernet menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Di dalamnya terdapat delapan kabel dengan warna berbeda.
Secara umum, ada dua susunan yang sering dibahas, yaitu straight dan cross.
Urutan Kabel LAN Straight

Kabel Straight-Through adalah jenis kabel patch Ethernet yang paling umum digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis dalam jaringan, seperti menghubungkan komputer ke switch, router, atau modem. Ciri khasnya adalah urutan kabel di kedua ujung konektornya dibuat sama persis, sehingga sinyal mengalir langsung dari pin satu ujung ke pin yang sama di ujung lainnya tanpa disilang. Gambar di atas menampilkan visualisasi dari kabel Straight-Through yang dimaksud.
Pada kabel straight, susunan warna di kedua ujung kabel harus sama.
Urutannya adalah:
- Putih-Orange
- Orange
- Putih-Hijau
- Biru
- Putih-Biru
- Hijau
- Putih-Cokelat
- Cokelat
Jadi, kalau ujung pertama menggunakan susunan tersebut, ujung kedua juga harus dibuat dengan urutan yang sama.
Baca juga
- Web Proxy Gratis Terbaik untuk Browsing Lebih Aman dan Membuka Situs yang Diblokir
- Resetter Epson L3210 Terbaru: Download, Cara Reset, dan Mengatasi Error Service Required
- Cara Cek Nomor HP Sendiri di Semua Operator, Nggak Perlu Panik Kalau Lupa
Urutan Kabel LAN Cross

Berbeda dengan straight, kabel cross mempunyai susunan warna yang berbeda antara kedua ujungnya.
Ujung Pertama
- Putih-Orange
- Orange
- Putih-Hijau
- Biru
- Putih-Biru
- Hijau
- Putih-Cokelat
- Cokelat
Ujung Kedua
- Putih-Hijau
- Hijau
- Putih-Orange
- Biru
- Putih-Biru
- Orange
- Putih-Cokelat
- Cokelat
Perbedaan utamanya ada pada posisi kabel nomor 1, 2, 3, dan 6.
Fungsi Warna pada Kabel LAN
Setiap pasang kabel mempunyai fungsi dalam proses pengiriman data. Berdasarkan susunan yang digunakan, fungsi warnanya dijelaskan secara sederhana seperti berikut:
- Putih-Orange dan Orange: digunakan sebagai jalur pengiriman data.
- Putih-Hijau dan Hijau: digunakan sebagai jalur pengiriman data.
- Putih-Biru dan Biru: berkaitan dengan pengiriman sinyal suara.
- Putih-Cokelat dan Cokelat: digunakan untuk pengiriman tegangan DC.
Karena setiap pasangan mempunyai fungsi tertentu, pemasangannya perlu mengikuti standar yang digunakan.
Kenapa Urutan Kabel LAN Harus Benar?
Sebenarnya yang paling penting bukan sekadar menghafal warna, tetapi memastikan susunan pada kedua ujung kabel sesuai dengan jenis kabel yang ingin dibuat.
Untuk kabel straight, kedua ujung menggunakan susunan yang sama.
Sementara itu, kabel cross menggunakan susunan berbeda pada masing-masing ujung.
Jadi, jangan hanya melihat warna secara acak lalu memasukkannya ke konektor RJ45. Setelah kabel disusun, pastikan posisinya sudah benar sebelum konektor dikrimping.
Apa Itu Kabel Straight?
Kabel straight adalah kabel LAN yang mempunyai susunan warna sama pada kedua ujungnya. Jenis kabel ini paling sering digunakan dalam jaringan sehari-hari.

Gambar di atas secara jelas membedakan antara ‘Ujung A (Standar T568A)’ dan ‘Ujung B (Standar T568B)’, lengkap dengan urutan warna yang benar dari kiri ke kanan. Garis silang di tengah secara visual merepresentasikan bagaimana pin pengirim dan penerima data ditukar antara kedua ujung tersebut, sesuai dengan ringkasan yang telah dijelaskan sebelumnya.
Contohnya:
- Komputer ke switch
- Komputer ke hub
- Komputer ke router
- Switch ke router
- Perangkat komputer ke jaringan LAN
Kalau kamu membuat kabel LAN untuk menghubungkan komputer dengan router atau switch, biasanya kabel straight yang digunakan.
Apa Itu Kabel Cross?
Kabel cross memiliki susunan warna berbeda pada kedua ujungnya. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis.
Contohnya:
- Komputer ke komputer
- Switch ke switch
- Hub ke hub
- Router ke router
Saat ini kabel cross memang tidak sesering kabel straight digunakan, tetapi tetap penting diketahui, terutama kalau kamu sedang belajar dasar-dasar jaringan komputer.
Perbedaan Kabel Straight dan Cross
Biar gampang diingat, perbedaannya seperti ini:
| Jenis Kabel | Susunan Ujung | Penggunaan |
|---|---|---|
| Straight | Sama | Perangkat berbeda |
| Cross | Berbeda | Perangkat sejenis |
Jadi, kalau ingin menghubungkan komputer ke switch, gunakan straight. Sementara komputer ke komputer secara konsep jaringan lama menggunakan cross.
Kelebihan Menggunakan Kabel LAN
Dibandingkan koneksi wireless, kabel LAN memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya masih banyak digunakan.
1. Koneksi lebih stabil
Koneksi melalui kabel tidak terpengaruh gangguan sinyal radio seperti yang dapat terjadi pada Wi-Fi.
2. Kecepatan tinggi
Kecepatan jaringan kabel dapat sangat tinggi, tergantung kategori kabel, perangkat jaringan, dan standar Ethernet yang digunakan.
3. Lebih aman
Akses jaringan melalui kabel lebih mudah dikontrol karena perangkat harus terhubung secara fisik ke jaringan.
4. Cocok untuk perangkat tetap
Untuk komputer desktop, server, atau perangkat jaringan yang berada di satu tempat, koneksi LAN bisa menjadi pilihan yang praktis dan stabil.
Kesimpulan
Memahami urutan warna kabel LAN sebenarnya tidak terlalu sulit. Untuk kabel straight, gunakan susunan yang sama di kedua ujung. Sedangkan kabel cross menggunakan susunan berbeda pada ujung pertama dan kedua.
Kalau kamu baru belajar membuat kabel LAN, sebaiknya jangan terburu-buru saat memasukkan kabel ke konektor RJ45. Rapikan kedelapan kabel, cek kembali urutannya, kemudian lakukan crimping. Dengan begitu, risiko kabel tidak berfungsi karena susunan yang keliru bisa diminimalkan.
